Penambahan fitur baru seperti gif dan stricker membuat Whatsapp lebih berwarna, memberi penyegaran bagi penggunanya dalam pilihan icon pesan yang dapat mewakili ungkapannya. Namun aplikasi tersebut adalah aplikasi pihak ketiga, yang mungkin pada awalnya tidak akan mendatangkan kerugian pada pengguna. Akan tetapi dalam jangka waktu lama, lambat laun akan mendatangkan kerugian bagi penggunanya, kecuali privacy bukan hal yang penting bagi penggunanya.
Kenapa demikian?
Ini dalam kaitan dua sisi, pertama masalah keamanan akun, kedua masalah terjadinya bug atau crash pada app Whatsapp.
1. Masalah Keamanan
- masuknya aplikasi pihak ketiga menghiasi fitur whatsapp, akan membuat akun whatsapp menjadi "kurang aman", sebab, bisa saja aplikasi yang dibuat mendeteksi no. Whatsapp penggunanya.
- Hal yang umum yang sebelumnya, banyak penyalahgunaan data orang untuk dijual dalam kepentingan untuk promosi, menawarkan produk.
- Hal yang sama tentu dapat terjadi pada pengguna Whatsapp, seperti pada poin dua.
2. Masalah Bug
- Whatsapp secara berkala membuat pembaharuan, apakah pembaharuan ini tidak diikuti fitur pihak ketiga
- Jika terjadi demikian pada poin pertama, maka akan terjadi bug atau crash yang dapat membuat app Whatsapp menjadi error, seperti pesan kalimat yang dikirim blank dan atau tidak dapat mengirim pesan dan lain sebagainya.
Sejauh ini, setelah hadirnya fitur baru, stricker yang eforia-nya begitu ramai. Baik dalam artikel tutorials maupun di media berita. Situasi yang sama terjadi pada pengguna menyambutnya dengan gembira hadirnya fitur strickers.
Ini tidak berbeda dengan media facebook, yang terus membuat pembaharuan, yang jika dilihat secara cermat, untuk memberi tempat pada pemasang iklan, sekalipun ada untuk penggunanya itu dalam porsi kecil, sebagai contoh pada penambahan tema warna pada background updates status.
Yang terlihat jelas pada label strickers, jika ponsel Anda belum diupdate whatsapp termutakhir, akan menerima pesan stricker, "whatsapp belum mendukung silahkan update whatsapp terbaru. Artinya ini mendorong pengguna mengupdate app Whatsapp.
Jadi itulah sisi kelemahan dengan hadirnya fitur pihak ketiga. Dan ini mungkin bukan sebuah masalah besar jika pengguna tidak memandang sisi keamanan akyn dan privacy bukan sesuatu yang penting.
Semoga bermanfaat.
No comments:
Post a Comment